Karna Poker Online, Ini Perlakuan Orang Tua yang Dapat Menyakiti Hati Anak

Perlakuan Orang Tua yang Dapat Menyakiti Hati Anak

Menjadi orang tua bukanlah pekerjaan yang mudah. Hal ini adalah tanggung jawab yang akan dilakukan seumur hidup. Tentu saja menjadi orang tua yang baik juga harus banyak belajar dari pengalaman-pengalaman orang lain. Di zaman sekarang ini, anak-anak cenderung sudah akrab dengan smartphone. Dari usia belia banyak orang tua yang sudah membiasakan anak-anaknya untuk mengenal smartphone. Hal ini menjadikan sang anak untuk akrab dalam bermain gadget dan game online. Salah satu game online yang sering dimainkan adalah Poker Online. Situs Poker Online kian mengancam anak-anak karena membuat anak-anak lebih candu dan tidak mementingkan tanggung jawabnya lagi.

Orang tua tidak boleh hanya berperan menjadi sosok yang harus ditakuti oleh anak-anaknya. Orang tua yang baik seharusnya menjadi tempat anak-anaknya untuk bercerita, menjadi sahabat yang baik dalam melindungi dan berbagi solusi. Tidak jarang orang tua merasa bahwa perannya hanya sebagai pemberi materi saja, padahal kebahagiaan seorang anak tidak hanya diukur dari pemberian secara materi saja.

 

Beberapa Perlakuan yang Dapat Menyakiti Hati Anak karna Poker Online

Kebahagiaan seorang anak juga ditentukan dari pemberian kasih sayang yang didapatkannya dari keluarganya. Beberapa orang tua tidak sadar bahwa terkadang cara mendidik mereka yang terlalu keras dapat menyakiti hati anak-anaknya. Hati anak-anaknya yang telah terluka akibat perlakuan orang tua akan selalu diingat dan membekas hingga ia beranjak dewasa. Sehingga diperlukan berbagai banyak kesabaran dalam menjalani tanggung jawab sebagai orang tua.

1. Memarahi Anak di Depan Umum

Anak-anak tak jarang melakukan kesalahan. Kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan berulang-ulang kadang membuat beberapa orang tua menjadi lepas kendali. Hal ini membuat orang tua tak dapat mengendalikan emosi dan segera memarahi anak didepan umum. Hal tersebut tentu akan membuat hati anak terluka akibat tindak memalukan dirinya tersebut. Memarahi anak di depan umum bisa merusak harga dirinya. Tentu rasa sakit hati ini dapat membekas hingga sang anak beranjak dewasa kelak.

2. Tidak Memberi Batasan Sesuai Usia

Anak-anak yang sudah mengenal smartphone sejak dini akan memiliki kecenderungan melalaikan tanggung jawab. Bandar poker online kian mengancam anak-anak apabila ia sudah mengenal internet dalam smartphone yang diberikan. Hal ini tentu saja akan membuat sang anak mengenal dunia yang tidak sesuai dengan umurnya. Hal tersebut dapat membuat ia bertumbuh menjadi sosok yang tidak baik. Selanjutnya yang perlu dilakukan orang tua adalah dengan meminta maaf kepada anak dan memberi tau hal-hal apa saja yang perlu dikenal untuk anak seusia dirinya.

3. Membuat Anak Merasa Bersalah

Beberapa perlakuan orang tua yang terkadang menyindir dan membanding-bandingkan anaknya dengan orang lain akan membuat sang anak merasa bersalah. Perasaan merasa bersalahnya akan membekas seiring bertambahnya usia. Perasaan tersebut akan menghambat sang anak untuk meningkatkan kemampuan yang ia miliki. Perasaan bersalah tersebut dapat hilang apabila orang tua mau meminta maaf kepada anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*